| Sumber: Google |
Politikus partai Golkar, Mukhammad
Misbakhun sempat menempati posisi sebagai anggota Komisi XI DPR-RI kemudian
pada Januari 2016 beliau kembali menjadi anggota Komisi XI yang membidangi
Keuangan pada periode 2014-2019.
Selama ia menjabat sebagai anggota DPR, Misbakhun sendiri dikenal sangat vocal terhadap kasus bailout Bank
Cenutry. Karena itu, banyak tuduhan yang mendasar terhadap kasus Misbakhun.
Tuduhan Kasus
Misbakhun yang menjadikan pandangan orang menjadi Misbakhun Korupsi adalah
ketika Andi Arief menuduh Misbakhun
dalam cuitannya di Twitter.
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut politikus Partai
Golkar M Misbakhun sebagai dalang
penerbitan artikel Asia Sentinel yang menyudutkan pemerintah era Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) dengan isu skandal Bank Century. Misbakhun menagih bukti tentang tuduhan nya yang menjadi kan ini kasus Misbakhun sebagai tuduhan Misbakhun korupsi.
Bahkan Misbakhun
sendiri mengatakan tak punya kuasa untuk menggerakkan media asing seperti yang
dituduhkan Andi. Misbakhun menyebut
dirinya bukan siapa-siapa.
Misbakhun menegaskan, John Berthelsen selaku
penulis artikel tidak hanya menulis soal skandal Century. Berthelsen disebut Misbakhun juga fokus mencermati
skandal-skandal besar di negara lain.
"Perihal tulisan di Asia Sentinel itu juga tidak
sepenuhnya baru, karena sudah menjadi temuan audit investigasi BPK dan Pansus
Angket DPR 2009-2014. Semua juga sudah terpublikasi," tegasnya.
Kasus Misbakhun ini memang sudah dikaitkan dengan
kasus century oleh Andi. Andi Arief bahkan menyebut Misbakhun sebagai mantan napi. Misbakhun
menegaskan dia sama sekali tidak terkait dengan kasus Century sesuai hasil
putusan pada tingkat peninjauan kembali Mahkamah Agung.
"Saya bebas murni pada 2012. Di putusan PK tersebut,
sangat jelas dibatalkan semua putusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi dan
Kasasi sehingga semua putusan yang menghukum saya dibatalkan dan nama baik saya
sudah direhabilitasi lewat putusan pengadilan tingkat PK tersebut," jelasnya.
Sebelumnya, Andi Arief menyerang Kasus Misbakhun terkait pemberitaan Asia Sentinel. Menurut dia, Misbakhun ada di belakang berita media
asing Asia Sentinel mengenai skandal Bank Century dan kaitannya dengan rezim
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kasus Century diulang-ulang. Tanya sama mantan napi
kasus Century Misbakhun yang paham
soal Century, karena dia dan perusahaannya yang menjadi pelaku," ucap Andi
Arief.
"Hoaks, ini kabarnya kerjaan mantan napi LC bodong
Century yang bayar media asing biar keren, seakan-akan pengamat asing bener.
Dasar Miskabur bur," lanjut Andi dalam cuitan lainnya.
Komentar
Posting Komentar